OEKO-TEX bukan sertifikasi tunggal — melainkan keluarga standar yang mencakup berbagai aspek produksi tekstil dan keamanan produk. Pembeli yang menetapkan "bersertifikat OEKO-TEX" tanpa menjelaskan standar mana yang dimaksud sebenarnya meminta suatu kategori, bukan sertifikasi spesifik.
Untuk pengadaan tas ransel laptop, dua standar paling relevan adalah OEKO-TEX STANDARD 100 (pengujian keamanan produk) dan OEKO-TEX MADE IN GREEN (keberlanjutan produk dan produksi). Memahami standar mana yang berlaku bagi kebutuhan spesifik Anda mencegah ambiguitas dalam spesifikasi.
STANDARD 100 adalah program pengujian dan sertifikasi produk. Program ini menguji produk tekstil jadi terhadap daftar zat berbahaya yang telah ditetapkan — lebih dari 100 parameter, termasuk pestisida, logam berat, formaldehida, nilai pH, ketahanan warna, serta pewarna karsinogenik.
Untuk ransel laptop, sertifikasi STANDARD 100 pada kain luar menegaskan bahwa kain tersebut telah diuji dan ditemukan mengandung zat berbahaya di bawah ambang batas keamanan yang ditetapkan. Kelas artikel sertifikasi (I hingga IV) menentukan tingkat kontak dengan kulit yang diasumsikan: Kelas I untuk produk bagi bayi dan anak kecil, Kelas II untuk produk yang bersentuhan langsung dengan kulit, Kelas III untuk produk yang tidak bersentuhan langsung dengan kulit, Kelas IV untuk bahan dekoratif.
Untuk kain pelindung luar ransel laptop, Kelas Artikel III biasanya sesuai — kain luar tidak bersentuhan langsung dengan kulit selama sebagian besar penggunaan tas. Anyaman tali gendong dan permukaan lapisan dalam yang bersentuhan dengan kulit harus memenuhi standar Kelas Artikel II.
MADE IN GREEN adalah label produk yang dapat dilacak yang mencakup keamanan produk (pengujian STANDARD 100) serta produksi yang bertanggung jawab (audit sosial dan lingkungan terhadap fasilitas produksi). Ini merupakan klaim keberlanjutan yang lebih komprehensif dibandingkan STANDARD 100 saja.
Bagi pembeli yang komitmen keberlanjutannya mensyaratkan verifikasi kondisi produksi sekaligus keamanan bahan kimia dalam produk, MADE IN GREEN menyediakan dokumentasi untuk keduanya dalam satu kerangka sertifikasi tunggal.
Verifikasi: Label MADE IN GREEN mencakup kode yang dapat dipindai guna melacak rantai pasok produk tersebut. Setiap kode dapat diverifikasi di situs web OEKO-TEX, yang menegaskan langkah-langkah produksi dan fasilitas yang telah tersertifikasi. Fitur keterlacakan ini membuat MADE IN GREEN lebih sulit untuk disalahartikan dibandingkan sekadar nomor sertifikat saja.
STANDARD 100 tidak mengesahkan kandungan daur ulang. Tas bersertifikat STANDARD 100 boleh menggunakan poliester baru — sertifikasi ini menyangkut keamanan kimia, bukan keberlanjutan sumber bahan.
STANDARD 100 tidak mengesahkan komponen logam. Ritsleting, gesper, dan cincin-D biasanya tidak termasuk dalam ruang lingkup sertifikasi STANDARD 100 karena bukan tekstil. Keamanan kimia komponen logam memerlukan pengujian terpisah berdasarkan standar REACH.
STANDARD 100 tidak menjamin kinerja produk. Kain bersertifikat tetap boleh memiliki ketahanan abrasi atau kualitas lapisan yang tidak memadai. Sertifikasi ini merupakan pernyataan keamanan kimia, bukan pernyataan ketahanan.
Saat meminta dokumentasi OEKO-TEX dari pemasok, mintalah nomor sertifikat, ruang lingkup produk yang disertifikasi, lembaga sertifikasi (OEKO-TEX memiliki 18 lembaga anggota di seluruh dunia), serta masa berlaku sertifikat.
Verifikasi sertifikat di basis data sertifikat OEKO-TEX (oeko-tex.com/certificate). Sertifikat yang sah muncul dalam daftar resmi dan mencakup kategori produk bersertifikat serta tanggal kedaluwarsa.
Catat apakah sertifikasi dimiliki oleh pabrik kain atau oleh pabrik tas. Sertifikat STANDARD 100 dari pabrik kain berlaku hanya untuk kain sebagaimana diproduksi oleh pabrik tersebut; jika pabrik tas menambahkan proses tambahan (pelapisan, laminasi), proses-proses tersebut dapat memperkenalkan zat-zat yang tidak tercakup dalam sertifikasi kain asli.
Berita Terpanas